Maaf
Terimakasih
***
Salah satu langkah menuju hidup bahagia versiku adalah tidak gengsi untuk mengucapkan tolong, maaf, dan terimakasih. Kenapa begitu? Sebenarnya hal sepele bagi sebagian orang ini justru berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari. Tidak percaya? Kamu boleh menerapkan ini dalam setiap kegiatan atau setiap kamu bersosialisasi dengan orang lain.
***
Sebenarnya aku baru saja membuktikan bahwa kata maaf mampu membebaskanku dari perasaan bersalah kepada seorang teman. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, kerap melakukan kesalahan, dan memiliki ego yang tinggi.
Beberapa waktu yang lalu, aku tidak sengaja menyakiti seorang teman dengan perkataan yang mungkin menyinggungnya. Meski sudah meminta maaf melalui pesan singkat, tapi tetap saja perasaan bersalah terus menghantui. Hal tersebut terus saja mengganggu, sampai akhirnya aku memutuskan untuk meminta maaf secara langsung via telepon. Tepat malam ini, aku menelepon untuk mengatakan bahwa aku benar-benar merasa bersalah setelah mengatakan hal tersebut dan mengucapkan maaf yang tulus dan ikhlas. Benar saja, setelah mendengar langsung bahwa aku sudah dimaafkan, semua perasaan bersalah tadi hilang, seolah-olah beban dipikiran pergi begitu saja.
Luar biasa bukan?
***
Meminta maaf adalah untuk kebaikan diri sendiri, aku memahami kebenaran ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar